Lewati ke konten utama
Bank 1 Menit Baca

BI: Investasi Kalimantan Selatan Capai Rp73 Triliun di Pamor Borneo 2026

R

Redaksi

9 August 2026

BI: Investasi Kalimantan Selatan Capai Rp73 Triliun di Pamor Borneo 2026

SEPUTARBANK, BANJARMASIN — Minat investasi di Kalimantan melalui Investment Forum Pamor Borneo 2026 mencapai Rp73 triliun dari 20 investor domestik dan mancanegara.

Kegiatan yang digelar Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan pada 7-9 Agustus 2026 tersebut menghasilkan 12 Letter of Intent (LoI) sebagai tindak lanjut awal penjajakan investasi.

Kepala Perwakilan BI Kalsel Haris Munandar mengatakan capaian tersebut menjadi salah satu hasil penting Pamor Borneo dalam mendorong penguatan ekonomi Kalimantan melalui investasi, peningkatan daya saing UMKM, dan digitalisasi pembayaran.

“Pamor Borneo yang dilaksanakan selama tiga hari ini memberikan dampak positif untuk mendorong kinerja ekonomi Kalimantan secara keseluruhan,” kata Haris saat penutupan di Banjarmasin, Minggu (9/8/2026).

Salah satu proyek unggulan yang ditawarkan adalah pembangunan pabrik hilirisasi batu bara menjadi metanol di Kabupaten Tapin dengan nilai investasi sekitar Rp46,17 triliun.

Selain investasi, Bank Indonesia juga mendorong perluasan penggunaan QRIS dan penguatan UMKM. Ketua Dekranasda Kalsel Fathul Jannah bahkan mendapat gelar “Bunda QRIS Kalimantan Selatan” atas perannya dalam meningkatkan penggunaan QRIS di masyarakat dan pelaku usaha.

BI berharap kolaborasi pemerintah, investor, pelaku usaha, UMKM, dan berbagai pihak terus berlanjut sehingga minat investasi dapat direalisasikan dan memberikan dampak lebih besar bagi perekonomian Kalimantan.

R

Redaksi