SEPUTARBANK, JAKARTA – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menegaskan dukungan penuh kepada Gianni Infantino untuk kembali menjabat sebagai Presiden FIFA pada periode berikutnya. Dukungan tersebut diberikan karena kepemimpinan Infantino dinilai telah memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan sepak bola Indonesia.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan FIFA di bawah kepemimpinan Gianni Infantino bukan hanya berperan sebagai badan pengatur sepak bola dunia, tetapi juga menjadi mitra strategis yang memberikan dampak nyata bagi perkembangan sepak bola nasional.
"Bagi Indonesia, FIFA di bawah kepemimpinan Gianni Infantino bukan sekadar badan pengatur global, melainkan mitra strategis yang hadir secara riil dalam pembangunan sepak bola kita," kata Erick Thohir dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.
Erick menyampaikan bahwa PSSI mengapresiasi komitmen berkelanjutan Gianni Infantino dalam memperkuat persatuan komunitas sepak bola global, mendorong pengembangan olahraga tersebut, serta meningkatkan kapasitas seluruh asosiasi anggota FIFA.
Menurutnya, Indonesia telah merasakan secara langsung manfaat dari berbagai program FIFA yang dijalankan selama kepemimpinan Infantino. Beragam inisiatif tersebut dinilai berhasil menerjemahkan visi global FIFA menjadi kemajuan nyata bagi sepak bola Tanah Air.
"Tanpa dukungan FIFA, lompatan kemajuan yang kita capai hari ini akan sulit terwujud," ujarnya.
FIFA Forward Bangun National Training Centre di IKN
Salah satu bentuk dukungan nyata FIFA terhadap Indonesia adalah pembangunan National Training Centre (NTC) di Ibu Kota Nusantara (IKN). Melalui program FIFA Forward, organisasi sepak bola dunia tersebut mengalokasikan pendanaan sebesar 5,4 juta dolar AS untuk tahap pertama pembangunan fasilitas seluas 34,5 hektare.
Keberadaan NTC diharapkan menjadi pusat pembinaan pemain nasional sekaligus mendukung peningkatan kualitas sepak bola Indonesia dalam jangka panjang.
Jakarta Jadi FIFA Hub Asia Tenggara dan Asia Timur
Selain pembangunan infrastruktur, FIFA juga menetapkan Jakarta sebagai FIFA Hub untuk kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur. Penetapan tersebut dilakukan melalui penandatanganan Host Country Agreement pada Juni 2025.
Dengan status tersebut, Indonesia menjadi pusat operasional FIFA yang melayani 21 asosiasi anggota di kawasan.
"Ini membuktikan visi Presiden Infantino bahwa pertumbuhan sepak bola tidak boleh terpusat di satu wilayah saja, melainkan harus merata di seluruh dunia," kata Erick.
Program Pembinaan FIFA Dirasakan Indonesia
PSSI juga menilai berbagai program pengembangan FIFA telah memberikan dampak positif bagi pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia. Program tersebut meliputi FIFA Talent Development Scheme, FIFA Football for Schools, hingga inisiatif FIFA Arena yang mulai membangun mini-lapangan sepak bola di berbagai daerah.
Program-program tersebut dinilai memperkuat pembinaan akar rumput sekaligus menciptakan ekosistem sepak bola yang lebih berkelanjutan.
PSSI Tegaskan Dukungan untuk Gianni Infantino
Menjelang Kongres FIFA yang dijadwalkan berlangsung di Maroko pada 18 Maret 2027 sebagai agenda pemilihan Presiden FIFA periode berikutnya, PSSI kembali menegaskan dukungannya kepada Gianni Infantino.
Menurut Erick Thohir, rekam jejak Infantino dalam mendorong kemajuan sepak bola, khususnya di negara-negara berkembang seperti Indonesia, menjadi alasan utama PSSI memberikan dukungan penuh atas pencalonan kembali dirinya.
"Intinya, PSSI siap terus bekerja secara konstruktif dengan FIFA dan semua Asosiasi Anggota untuk memajukan pengembangan sepak bola di seluruh dunia, memastikan bahwa visi inklusif sepak bola global terus berlanjut," tegas Erick. (kr/ant)