Lewati ke konten utama
Olahraga 3 Menit Baca

Bandung QRIS Run 2026: Ajang BI Dorong Digitalisasi Lewat Gaya Hidup Sehat:

H

Henigun

3 August 2026

Bandung QRIS Run 2026: Ajang BI Dorong Digitalisasi Lewat Gaya Hidup Sehat:
Bandung Run QRIS 2026.(Foto: Istimewa)

SEPUTARBANK BANDUNG - Dalam upaya mengakselerasi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), Bank Indonesia (BI) memanfaatkan semangat gaya hidup sehat masyarakat, untuk tujuan memperluas ekosistem keuangan digital.

Upaya tersebut dikemas dengan pendekatan yang lebih segar dan interaktif, melalui even 'Bandung QRIS Run 2026' yang berlangsung di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu (2/8/2026).

Menariknya, ajang ini berhasil menyedot perhatian 3.000 pelari yang terbagi ke dalam dua kategori utama, 5K Fun Run dan 10K Competitive Run, meskipun kegiatan tersebut dirancang jauh melebihi sekadar ajang adu kecepatan di lintasan lari.

Bank Indonesia sengaja menyematkan ekosistem QRIS ke dalam seluruh rangkaian acara. Mulai dari tahapan pendaftaran, transaksi belanja di bazar UMKM kuliner, hingga penikmatan berbagai fasilitas penunjang di lokasi acara wajib memanfaatkan transaksi digital. Cara ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk merasakan secara langsung kepraktisan dan keamanan sistem pembayaran nirsentuh.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, menegaskan bahwa penetrasi pembayaran digital akan jauh lebih efektif jika dipadukan langsung dengan pengalaman (experiential learning) yang dekat dengan rutinitas publik.

"Hingga Mei 2026, Jawa Barat telah mencatat 14,17 juta pengguna dan 10,45 juta merchant QRIS, tertinggi secara nasional. Perluasan QRIS tidak cukup hanya melalui edukasi, tetapi juga harus hadir dalam pengalaman yang dekat dengan kehidupan sehari-hari," ungkap Filianingsih.

Pilihan penyelenggaraan acara di wilayah Jawa Barat bukan tanpa alasan. Provinsi ini terus mengukuhkan posisinya sebagai motor penggerak utama adopsi QRIS di tingkat nasional.

Berdasarkan catatan per Mei 2026, capaian kinerja QRIS di Jawa Barat menunjukkan angka yang impresif:

Pangsa Pengguna: Menyumbang 22,49 persen dari total pengguna QRIS secara nasional.

Pangsa Merchant: Menguasai 22,02 persen dari total merchant QRIS nasional.

Volume Transaksi: Menembus 1,87 miliar transaksi, atau melonjak tajam 112,89 persen (year-on-year).

Nilai Transaksi: Mencapai Rp163,74 triliun, meningkat 90,08 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Pemilihan lokasi di Kota Baru Parahyangan juga menjadi bagian dari langkah strategis untuk memeratakan ekosistem digital agar tidak melulu berpusat di Kota Bandung, sekaligus melejitkan potensi Kabupaten Bandung Barat sebagai destinasi unggulan sport tourism.

Mengangkat tajuk "QRISNA HIJI, MANGPAATNA REA", acara ini menjadi panggung kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Bank Indonesia, Pemprov Jawa Barat, Pemkab Bandung Barat, perbankan, penyedia jasa pembayaran (PJP) non-bank, pelaku UMKM, komunitas lari, hingga platform e-commerce.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengapresiasi terobosan ini sebagai wujud nyata edukasi publik yang menyenangkan dan inklusif.

"Bandung QRIS Run menjadi wujud nyata kolaborasi yang memadukan olahraga dengan edukasi pembayaran digital. Transformasi ekonomi dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara langsung," ujar Erwan.

Selain aktivitas olahraga dan transaksi ekonomi di area bazar maupun Gerakan Pangan Murah, edisi tahun ini juga menghadirkan inovasi ramah lingkungan bertajuk Eco Strides. Konsep keberlanjutan ini bertumpu pada tiga pilar utama:

1. Avoid: Mencegah potensi timbulan sampah sejak tahap perencanaan kegiatan.

2. Reduce: Memangkas penggunaan material sekali pakai dan menekan emisi karbon.

3. Recover: Mengelola sisa pembuangan pasca-acara secara bertanggung jawab.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Junanto Herdiawan, menambahkan bahwa integrasi antara teknologi dan kelestarian alam merupakan kunci pertumbuhan ekonomi masa depan. Menurutnya, efisiensi dan inklusi keuangan yang didorong oleh digitalisasi harus berjalan selaras dengan prinsip-prinsip hijau agar dampaknya dapat diwariskan secara berkelanjutan.

Melalui sinergi kokoh antar-pemangku kepentingan ini, Bandung QRIS Run 2026 diharapkan dapat memperkuat fondasi ekonomi digital Jawa Barat yang berdaya saing, inklusif, dan berwawasan lingkungan.

H

Henigun