SEPUTARBANK, SOLO – Kota Solo bersiap menjadi pusat pertemuan pelaku industri Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPR Syariah) se-Indonesia. Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Syariah Seluruh Indonesia (HIMBARSI) akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 pada 20-22 Agustus 2026.
Rakornas HIMBARSI tahun ini akan menjadi momentum penting bagi industri BPR Syariah untuk memperkuat koordinasi, membangun sinergi, sekaligus membahas berbagai perkembangan industri ke depan.
Sebanyak 172 BPR Syariah dari berbagai daerah di Indonesia dijadwalkan ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Peserta terdiri dari jajaran direksi dan komisaris BPR Syariah.
Ketua Panitia Rakornas HIMBARSI 2026, Ida Nihayah, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan untuk menyambut para peserta dari berbagai daerah karena ditahun ini, DPW HIMBARSI Solo Raya dipercaya menjadi tuan rumah dalam agenda nasional tersebut.
“Kegiatan Rakornas tahun ini mengambil lokasi Solo. DPW HIMBARSI Solo Raya kebagian sebagai tuan rumahnya,” ujar Ida kepada Seputarbank, Rabu (18/8/2026).
Rakornas HIMBASI 2026 akan dibuka oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Salah satu agenda awal yang disiapkan adalah Seminar Nasional, yang menjadi ruang bagi para pelaku industri untuk bertukar pandangan dan membahas tantangan serta peluang pengembangan BPR Syariah.
Pembukaan kegiatan juga direncanakan dihadiri Ketua Umum HIMBARSI bersama Walikota Solo Respati Ardianto yang akan membuka acara Rakornas 2026.
“Ketua Umum HIMBARSI Alfi Wijaya hadir mendampingi Wali Kota Solo dalam membuka acara Rakornas dengan mengusung tema “Bersinergi, Berprestasi, dan Menginspirasi untuk Memperkuat Industri BPR Syariah di Indonesia”,” ungkap Ida.
Dengan keterlibatan 172 BPR Syariah, Rakornas HIMBARSI 2026 di Solo diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan organisasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi dan mendorong pertumbuhan industri BPR Syariah di Indonesia.