Lewati ke konten utama
Informasi Umum 2 Menit Baca

Dakara Kreasi Dukung Strategi Anti Fraud OJK melalui Penguatan Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko

R

Redaksi

29 July 2026

Dakara Kreasi Dukung Strategi Anti Fraud OJK melalui Penguatan Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko

SEPUTARBANK, JAKARTA – Dakara Kreasi menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mewajibkan seluruh Lembaga Jasa Keuangan (LJK), termasuk industri perbankan, memperkuat ketahanan sektor keuangan melalui penerapan Strategi Anti Fraud. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mencegah dan memberantas praktik kecurangan (fraud) secara sistemik di industri jasa keuangan.

Sebagai bentuk komitmen terhadap implementasi regulasi tersebut, Dakara Kreasi secara aktif menyelenggarakan Workshop Komite Pemantau Risiko dan Komite Audit yang mengacu pada ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 Tahun 2023 mengenai penerapan tata kelola bagi lembaga jasa keuangan.

Founder Dakara Kreasi, Djoko Nugroho, mengatakan bahwa penguatan tata kelola perusahaan merupakan fondasi utama dalam membangun sistem pengendalian internal yang efektif sekaligus mencegah terjadinya fraud.

"Tata kelola (governance) yang efektif wajib ditopang oleh tiga pilar utama, yaitu struktur (governance/organ), proses, dan infrastruktur. Ketiga unsur tersebut saling mengikat untuk memastikan setiap keputusan organisasi diambil secara transparan, akuntabel, serta selaras dengan tujuan strategis perusahaan," ujar Djoko Nugroho.

Menurut Djoko, penerapan tata kelola yang baik tidak hanya meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, tetapi juga mempersempit ruang bagi terjadinya penyimpangan maupun tindak kecurangan dalam operasional perusahaan.

"Dengan berjalannya tata kelola yang baik, maka peluang untuk melakukan fraud dalam menjalankan bisnis akan semakin tertutup. Karena itu, penguatan governance harus menjadi budaya yang diterapkan secara konsisten di seluruh organisasi," jelasnya.

Foto: Peserta Workshop Eksklusif Dakara Kreasi dari Akademisi, Praktisi dan Pejabat Bank Pembangunan Daerah.
Foto: Peserta Workshop Eksklusif Dakara Kreasi dari Akademisi, Praktisi dan Pejabat Bank Pembangunan Daerah.

Melalui Workshop Komite Pemantau Risiko dan Komite Audit, Dakara Kreasi memberikan pemahaman mendalam mengenai peran strategis kedua komite dalam mendukung penerapan Good Corporate Governance (GCG), memperkuat sistem pengawasan, serta meningkatkan efektivitas manajemen risiko di lingkungan lembaga jasa keuangan.

"Program ini mendalami peran strategis Komite Pemantau Risiko dan Komite Audit dalam memperkuat pengawasan, meningkatkan kualitas tata kelola, serta mengurangi potensi risiko yang dapat memicu terjadinya fraud," ungkap Djoko.

Dakara Kreasi meyakini bahwa keberhasilan implementasi Strategi Anti Fraud tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia, efektivitas tata kelola, serta penguatan fungsi pengawasan melalui Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko.

Dengan berbagai program pelatihan dan workshop yang diselenggarakan secara berkelanjutan, Dakara Kreasi berkomitmen mendukung Lembaga Jasa Keuangan dalam memenuhi ketentuan OJK sekaligus membangun industri jasa keuangan yang lebih sehat, transparan, berintegritas, dan berkelanjutan.

R

Redaksi