SEPUTARBANK, JAKARTA – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) menjalin kerja sama strategis dengan Lazismu PP Muhammadiyah untuk menghadirkan layanan digital yang lebih terintegrasi melalui sinergi platform Lazismu dan Bale Syariah by BSN. Kolaborasi ini bertujuan mempermudah penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, sedekah (ZIS), serta dana sosial keagamaan secara lebih mudah, aman, transparan, dan akuntabel.
Kerja sama tersebut ditandatangani dalam rangkaian Resepsi Milad Lazismu yang digelar di Jakarta, Rabu (29/7/2026). Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara lembaga filantropi dan perbankan syariah guna memperluas manfaat bagi masyarakat sekaligus membangun ekosistem filantropi Islam yang semakin modern dan inklusif.
Bank BSN memandang digitalisasi layanan filantropi sebagai bagian penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan sosial keagamaan. Melalui sinergi dengan Lazismu PP Muhammadiyah, Bank BSN berupaya menghadirkan inovasi layanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana sosial.
Integrasi layanan melalui platform Lazismu dan Bale Syariah by BSN diharapkan mampu meningkatkan kemudahan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, sedekah, maupun dana sosial keagamaan lainnya secara digital. Selain memberikan kenyamanan dalam bertransaksi, sistem yang terintegrasi juga mendukung proses pengelolaan dana yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur Network & Retail Funding PT Bank Syariah Nasional, Ari Kurniaman, bersama Digital Network & Digital Sales Division Head PT Bank Syariah Nasional, Kurnia Muhammadi.
Sementara itu, dari pihak Lazismu PP Muhammadiyah hadir Bendahara Umum PP Muhammadiyah Prof. Hilman Latief, Direktur Utama Lazismu PP Muhammadiyah Barry Aditya, Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah Ahmad Imam Mujadid Rais, serta Direktur Penghimpunan Lazismu PP Muhammadiyah Saleh Farabi.
Melalui kolaborasi ini, Bank BSN dan Lazismu PP Muhammadiyah berharap dapat mendorong transformasi digital dalam pengelolaan dana filantropi Islam sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat mengakses layanan sosial keagamaan secara mudah dan aman. Sinergi ini juga diharapkan mampu memperkuat literasi keuangan syariah sekaligus meningkatkan efektivitas penghimpunan dan penyaluran dana sosial untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.