SEPUTARBANK JAKARTA - PT Bank Aladin Syariah Tbk memperluas penetrasi jasa keuangan syariah di Indonesia. Upaya ini didorong oleh penguatan strategi berbasis ekosistem dan kolaborasi lintas sektor. bank digital ini berhasil mendekatkan akses transaksi syariah ke tengah kehidupan harian masyarakat, dengan mengandalkan jaringan luas Alfa Group yang mencakup lebih dari 25.000 gerai minimarket di seluruh penjuru negeri.
Langkah ekspansi tersebut kian solid melalui kemitraan strategis dengan berbagai pihak, mulai dari platform teknologi (Flip dan Mekari), klub olahraga (Persis Solo), hingga lembaga dan ormas Islam terkemuka seperti Muhammadiyah, BAZNAS, dan MUI. Akselerasi keberadaan entitas ini makin terlegitimasi setelah BPKH menunjuk Bank Aladin Syariah sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH).
Strategi kolaboratif lintas industri tersebut berdampak langsung pada performa finansial perseroan sepanjang paruh pertama tahun ini. Efek dari sinergitas yang didapat Bank Aladin Syariah diantaranya, laba bersih yang mencapai Rp38,3 miliar pada Kuartal II 2026, aset keuangan tembus di angka Rp15,1 triliun, dan base nasabah yang menjangkau lebih dari 3,9 juta penggunan terdaftar.
Atas konsistensi menjaga pertumbuhan yang sehat dan berlanjut, Bank Aladin Syariah dianugerahi penghargaan Yearly Excellent Performance Bank 2026 dalam gelaran 31st Infobank Awards 2026. Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, menyampaikan bahwa apresiasi tersebut memvalidasi keandalan fondasi bisnis perusahaan sekaligus memperkuat komitmen manajemen untuk terus menghadirkan inovasi keuangan syariah yang makin relevan dan inklusif.
"Penghargaan ini merupakan bukti atas komitmen Bank Aladin Syariah dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat sekaligus memperkuat fondasi sebagai bank syariah digital. Ke depan, kami akan terus memperdalam dan memperluas kolaborasi, menghadirkan inovasi yang relevan, serta membangun ekosistem keuangan syariah yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat," tutup Koko.