SEPUTARBANK, SOLO – Industri Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui penyediaan layanan keuangan syariah yang inklusif, khususnya bagi sektor UMKM dan masyarakat di daerah.
Di tengah dinamika perekonomian, perkembangan teknologi, serta semakin ketatnya persaingan industri jasa keuangan, BPRS dituntut untuk terus meningkatkan daya saing, memperkuat penghimpunan dana masyarakat, memperluas literasi keuangan syariah, serta menghadirkan inovasi layanan yang memberikan nilai tambah bagi nasabah.
Sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan industri tersebut, HIMBARSI menyelenggarakan Event Nasional RAKORNAS HIMBARSI 2026 pada 20–22 Agustus 2026 di Mercure Hotel Solo.
Kegiatan tersebut mengintegrasikan tiga agenda strategis dalam satu rangkaian acara melalui konsep “One Event, Three National Programs”, yakni Pengundian Hadiah Tabungan Ukhuwah, Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) HIMBARSI, dan BPRS Award 2026.
Ketua DPW Solo Raya Fakhruddin Nur kepada Seputarbank, Rabu (19/08/2026) mengatakan konsep tersebut diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem BPRS agar semakin modern, profesional, dan berdaya saing.
“Melalui konsep One Event, Three National Programs, kami ingin menjadikan kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi sebagai momentum untuk memperkuat ekosistem BPRS secara menyeluruh. Ketiga agenda ini saling melengkapi untuk mendorong pertumbuhan, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan memperkuat sinergi antar-BPRS,” ujar Fakhruddin.
Menurut dia, Pengundian Hadiah Tabungan Ukhuwah tidak hanya menjadi bentuk apresiasi kepada nasabah, tetapi juga bagian dari strategi bersama dalam meningkatkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK).
Sementara RAKORNAS HIMBARSI menjadi forum koordinasi dan evaluasi sekaligus ruang untuk menyusun arah kebijakan organisasi serta pengembangan industri BPRS secara nasional.
“Penguatan penghimpunan dana masyarakat menjadi salah satu hal penting bagi keberlanjutan industri BPRS. Karena itu, Program Tabungan Ukhuwah diharapkan mampu meningkatkan partisipasi dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah,” katanya.
Di sisi lain, BPRS Award 2026 menjadi ajang pemberian penghargaan kepada BPRS yang menunjukkan kinerja, inovasi, tata kelola, pelayanan, serta kontribusi terbaik dalam pengembangan industri perbankan syariah.
Fakhruddin yang juga Direktur Utama BPR Syariah Sukowati Sragen menegaskan, ketiga agenda tersebut merupakan satu kesatuan yang diarahkan untuk meningkatkan daya saing BPRS, memperkuat sinergi antaranggota, memperluas kepercayaan masyarakat, serta membangun kolaborasi dengan regulator, dunia usaha, media, dan mitra strategis.
“Kami berharap RAKORNAS ini dapat menghasilkan penguatan sinergi dan kolaborasi yang konkret. BPRS harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip syariah serta tata kelola yang baik,” tutur Fakhruddin.
Mengusung tema “Bersinergi, Berprestasi, dan Menginspirasi untuk Memperkuat Industri BPR Syariah di Indonesia”, kegiatan tersebut direncanakan dibuka oleh Wali Kota Solo Respati Ardianto.
Acara juga akan dihadiri Kepala OJK Solo M. Mufid, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, jajaran pengurus asosiasi, serta mitra BPR Syariah.
Fakhruddin menambahkan, Event Nasional RAKORNAS HIMBARSI 2026 bukan sekadar rangkaian kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat pertumbuhan industri BPRS.
Selain meningkatkan penghimpunan dana masyarakat melalui Program Tabungan Ukhuwah, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat tata kelola organisasi HIMBARSI melalui RAKORNAS, memberikan apresiasi kepada BPRS berprestasi melalui BPRS Award, serta memperluas kolaborasi dengan regulator, sponsor, dan mitra strategis.
“Dengan menggabungkan tiga agenda nasional dalam satu penyelenggaraan, kami berharap dampaknya bisa lebih besar bagi industri BPRS. Semangatnya adalah bersinergi, berprestasi, dan menginspirasi agar BPRS semakin kuat dalam memberikan layanan keuangan syariah kepada masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya.