Lewati ke konten utama
BPR/BPRS 2 Menit Baca

KANTI DKKB: Transformasi Budaya Kerja BPR Kanti, 'Mulai dari Rumah'

H

Henigun

10 August 2026

KANTI DKKB: Transformasi Budaya Kerja BPR Kanti, 'Mulai dari Rumah'
Direktur Utama BPR Kanti, Made Arya Amitaba, di sela-sela acara yang berlangsung di Aula Taman Asoka, Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, Minggu (9/8/2026).(Foto: Istimewa)

SEPUTARBANK DENPASAR BALI - Tahun ini, menjadi momentum bagi BPR Kanti mulai bertransformasi budaya perusahaan, melalui konsep "KANTI DKKB". Transformasi yang diinisiasi dari lingkungan keluarga ini mencerminkan bahwa budaya kerja yang diterapkan BPR Kanti dimulai dari rumah.

Momentum transformasi tersebut diwujudkan dalam penyelenggaraan KANTI Family Gathering, yang sering dilakukan BPR KANTI. Namun, gelaran tahun 2026 yang mengusung tema KANTI Starts at Home ini tampil beda karena menjadi momentum dimulainya transformasi budaya perusahaan melalui konsep "KANTI DKKB" yang diinisiasi dari lingkungan keluarga.

"Pada Family Gathering ini kami mentransformasikan budaya perusahaan melalui KANTI DKKB. Kami sudah komunikasikan dengan keluarga besar BPR Kanti bahwa budaya kerja BPR Kanti itu dimulai dari rumah," jelas Direktur Utama BPR Kanti, Made Arya Amitaba, di sela-sela acara yang berlangsung di Aula Taman Asoka, Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, Minggu (9/8/2026).

Amitaba menerangkan bahwa nilai KANTI dan DKKB merupakan perwujudan dari sembilan perilaku budaya kerja harian yang wajib dijiwai oleh seluruh karyawan beserta keluarganya.

Nilai Kanti, dipaparkan Amitaba, adalah Kepedulian (K), yang artinya memiliki rasa peduli terhadap sesama. Kemudian Akuntabilitas (A) adalah bertanggung jawab penuh atas setiap tindakan.

Selanjutnya Nilai Tambah (N) mengandung makna Menghasilkan karya yang bermakna dan memberi nilai lebih, bukan sekadar menggugurkan kewajiban. Selanjutnya Transparan (T) adalah keterbukaan dalam setiap pelaksanaan tugas, dan I adalah Inovasi, yang terus melahirkan ide dan gagasan baru secara berkelanjutan.

Sedangkan Nilai DKKB, masih dibeberkan Amitaba, adalah :

D (Disiplin), membentuk kedisiplinan diri untuk menjadi pribadi yang tangguh.

K (Komunikasi): Membangun pola interaksi dan penyampaian pesan yang efektif.

K (Kerja Sama): Mengedepankan kolaborasi dalam tim.

B (Belajar Berkelanjutan): Terus mengasah diri dan memperluas wawasan tanpa henti.

Amitaba melanjutkan, pembiasaan sembilan nilai tersebut di rumah akan membentuk karakter yang dibawa ke lingkungan kerja. Ia mencontohkan, salah satu penerapannya diwujudkan melalui budaya kerendahan hati untuk meminta maaf, seperti tradisi sungkeman atau mencium kaki orang tua yang sarat akan ajaran agama Hindu (Pada Sewanam).

Menurutnya, nilai-nilai dharma ini menjadi fondasi penting dalam etika kerja seluruh insan BPR Kanti.

Melalui ajang KANTI Family Gathering 2026, Arya Amitaba menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai penopang utama kemajuan lembaga. Dukungan, kebaikan, dan semangat bertumbuh yang dipupuk dari rumah diyakini akan tecermin langsung dalam kualitas pelayanan BPR Kanti kepada masyarakat luas.

H

Henigun