SEPUTARBANK MAGELANG - Semarak Undian Tabungan Berhadiah yang digelar PT BPR Magelang pada Selasa (4/8/2026), sekaligus menjadi momen perayaan perubahan status Perumda BPR Bank Magelang menjadi PT BPR Bank Magelang (Perseroda), yang berlaku per 31 Maret 2026.
Transformasi ini menandai era baru dalam penguatan tata kelola, profesionalisme, serta mutu layanan perbankan daerah.
Perayaan Undian Tabungan Berhadiah tersebut berlangsung di Gedung Wanita Kota Magelang, menghadirkan jajaran Forkopimda, ratusan nasabah, hingga para pelajar yang memegang rekening Simpanan Pelajar (SimPel).
Acara pengundian tersebut disandarkan sebagai simbol apresiasi atas loyalitas masyarakat sekaligus penanda fondasi baru institusi. Kebahagiaan memuncak saat satu unit mobil Daihatsu Sigra selaku hadiah utama resmi diundi dan diraih oleh Desy Eviana, nasabah asal Bonjitan, Sukorejo, Mertoyudan.
Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menekankan bahwa restrukturisasi BUMD ini dituntut memberi dampak nyata pada penguatan integritas serta keandalan layanan publik.
"Saya menyampaikan hal ini tidak hanya sebagai Wali Kota Magelang, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang menginginkan Bank Magelang terus tumbuh menjadi lembaga keuangan daerah yang sehat, profesional, dan terpercaya," tegas Damar.
Ia mendorong agar budaya kerja berbasis integritas melekat dalam seluruh lini operasi, mulai dari proses pengambilan keputusan hingga interaksi pelayanan sehari-hari.
Direktur Utama PT BPR Bank Magelang (Perseroda), Taufik Hidayat, memaparkan bahwa alih status hukum ini bukan sebatas perubahan administratif, melainkan pendorong utama bagi efisiensi dan peningkatan standar operasional.
"Kami memastikan bahwa perubahan bentuk badan hukum ini tidak mengurangi hak maupun kepentingan seluruh nasabah. Kepercayaan yang telah diberikan akan terus kami jaga melalui pelayanan yang cepat, aman, transparan, dan berkualitas," papar Taufik.
Secara khusus, pihak manajemen memberikan penghargaan kepada para pelajar pemilik tabungan SimPel dan nasabah Tabungan Master (Maju dan Sejahtera) yang dinilai konsisten dalam membangun literasi serta kedisiplinan finansial sejak dini.