SEPUTARBANK GROBOGAN JATENG Pemerintah Kabupaten Grobogan Jawa Tengah melalui Dinas Pangan Grobogan, menggandeng PT BPR BKK Purwodadi dalam Gerakan Pangan Murah.atau Gebyar Fest Ketahanan Pangan, yang berlangsung pada Rabu (12/8/2026).
Dalam gerakan ini, BPR BKK Purwodadi berpartisipasi aktif dalam mendukung ketahanan pangan serta literasi keuangan digital melalui penyaluran 300 paket sembako bersubsidi bagi warga Kabupaten Grobogan.
Direktur BPR BKK Purwodadi, Anita Fitriani Yusuf, menjelaskan bahwa setiap paket sembako senilai Rp144.000 disubsidi sebesar Rp34.000 oleh pihak bank. Berkat subsidi tersebut, masyarakat cukup membayar seharga Rp112.000 untuk mendapatkan komoditas berupa beras 5 kg, Minyak goreng, gula pasir dan telur ayam.
Selain membantu daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan, program ini juga memberdayakan rantai pasok lokal. BPR BKK Purwodadi membeli telur langsung dari peternak ayam petelur lokal dengan harga pasar yang wajar guna memastikan hasil produksi warga tetap terserap.
Edukasi Pembayaran Non-Tunai Berbasis QRIS
Uniknya, penebusan paket sembako bersubsidi ini mewajibkan masyarakat menggunakan sistem pembayaran digital melalui QRIS. Langkah ini disengaja sebagai sarana edukasi langsung untuk mendorong masyarakat Grobogan agar semakin familiar dan mahir melakukan transaksi non-tunai secara aman dan praktis di era digital.
Melalui kolaborasi ini, BPR BKK Purwodadi berharap dapat terus menghadirkan program yang memberikan manfaat ganda, yakni memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mengakselerasi tingkat literasi keuangan digital masyarakat.