Lewati ke konten utama
Bank 3 Menit Baca

BSI Luncurkan Hasanah KKI Card, Kartu Pembiayaan Syariah Berbasis GPN dan QRIS

R

Redaksi

18 August 2026

BSI Luncurkan Hasanah KKI Card, Kartu Pembiayaan Syariah Berbasis GPN dan QRIS

SEPUTARBANK, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperkuat transformasi layanan digital melalui peluncuran BSI Hasanah KKI Card, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2026.

Produk tersebut merupakan kartu pembiayaan syariah pertama di Indonesia yang memanfaatkan jaringan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) serta terintegrasi dengan BYOND by BSI sebagai sumber dana untuk transaksi berbasis QRIS.

Inovasi ini menjadi bagian dari strategi BSI dalam memperluas penetrasi layanan perbankan ritel sekaligus menghadirkan solusi finansial yang praktis, aman, dan sesuai dengan prinsip syariah. Kehadiran Hasanah KKI Card juga mendukung penguatan ekosistem pembayaran nasional dengan memberikan alternatif akses pembiayaan syariah yang terhubung dengan layanan digital.

Pada tahap awal, Hasanah KKI Card tersedia dalam bentuk virtual card tanpa kartu fisik. Produk ini ditujukan sebagai kartu kedua bagi nasabah yang sebelumnya telah memiliki BSI Hasanah Card Reguler.

Nasabah dapat mengajukan limit pembiayaan mulai dari Rp4 juta hingga Rp100 juta. Salah satu fitur yang ditawarkan adalah fasilitas cicilan 0%, yang dapat dimanfaatkan untuk membantu nasabah mengatur arus kas secara lebih terencana, baik untuk kebutuhan konsumsi, usaha, maupun kebutuhan mendesak.

Dari sisi digital, Hasanah KKI Card terintegrasi dengan BYOND by BSI. Melalui aplikasi tersebut, nasabah dapat mengakses virtual card yang memuat nomor kartu dan masa berlaku, memantau limit serta tagihan, melihat riwayat transaksi, hingga menerima notifikasi transaksi secara real time.

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy dalam rilis yang disampaikan melalui kanal resmi BSI, Selasa (18/08/2026) mengatakan Hasanah KKI Card dirancang untuk memberikan kemudahan sekaligus memperkuat karakteristik layanan pembiayaan berbasis syariah.

“Melalui Hasanah KKI Card, kami ingin menghadirkan solusi pembiayaan dan transaksi yang aman, mudah, dan sesuai syariah. Kartu pembiayaan syariah ini adalah salah satu unique selling BSI yang memiliki kekhasan, hanya bisa digunakan di merchant halal,” ujar Erwan.

Pertumbuhan bisnis kartu pembiayaan BSI juga menunjukkan tren positif. Hingga Juli 2026, volume transaksi BSI Hasanah Card telah mencapai lebih dari Rp1 triliun, atau tumbuh sekitar 5% secara year on year (yoy).

BSI menilai peningkatan penggunaan kartu pembiayaan tersebut dapat ikut mendorong daya beli serta aktivitas ekonomi masyarakat. Integrasi kartu sebagai sumber dana transaksi QRIS juga berpotensi memperluas basis transaksi bagi merchant dan pelaku usaha.

Dengan semakin terhubungnya pembiayaan syariah dengan ekosistem pembayaran digital, BSI melihat peluang terciptanya efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi dan perkembangan sistem pembayaran nasional.

“Hasanah KKI Card merupakan bagian dari komitmen BSI untuk menghadirkan kemudahan transaksi dan akses pembiayaan syariah bagi masyarakat. Kami berharap produk ini dapat membantu nasabah mengelola kebutuhan finansial secara bijak, menjaga cash flow, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Erwan.

R

Redaksi